250 ribu Wisatawan Indonesia Ditargetkan Kunjungi Taiwan

Rabu, 10 Mei 2017 

Analisadaily (Medan) – Industri pariwisata Taiwan menargetkan 250 ribu wisatawan Indonesia datang ke Taiwan tahun 2017. Hal ini dikatakan Cindy Chen, Deputy Director Tourism Taiwan.

“Dari acara yang kita gelar hari ini di Medan kita targetkan ada 250 ribu wisatawan Indonesia yang datang ke Taiwan,” kata Cindy di Medan, Rabu (10/5).

Tahun sebelumnya, ia menyebut ada 190 ribu wisatawan Indonesia yang datang ke Taiwan. Jumlah ini mengalami peningkatan 6,2 persen dari jumlah wisatawan di 2015.

“Kalau untuk peningkatan wisatawan secara nasional kita mengalami peningkatan 2,4 persen,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Cindy, jumlah wisatawan terbanyak yang datang ke Taiwan yakni berasal dari negara Tiongkok, Jepang dan Hongkong.

“Kalau Indonesia masuk dalam peringkat 10 besar. Masih cukup tinggi. Apalagi Medan. Hampir banyak kesamaan dengan Taiwan. Dari segi bahasa, Medan juga banyak didominasi oleh masyarakatnya yang bisa berbahasa Mandarin,” sebutnya.

Hal itu pulalah yang menjadi latar belakang Taiwan menggelar acara kepariwisataan Taiwan di Medan. Ibukota Sumatera Utara ini menjadi kota ketiga yang digelar pelaksanaan Taiwan The Heart of Asia ini. Sebelumnya acara yang sama telah digelar di Jakarta dan Surabaya.

“Medan jumlah penduduknya terbesar ketiga di Indonesia. Kita yakin bisa meraih jumlah wisatawan yang banyak dari sini,” ucapnya.

Selain banyak kesamaan terutama dalam bahasa Mandarin, pihaknya juga menyebutkan bahwa ber­da­sarkan situs pariwisata Rough Guides, Inggris, disebutkan jika Taiwan merupakan salah satu negara yang masuk dalam urutan 10 negara yang harus dikunjungi pada tahun 2017.

“Untuk meningkatkan peluang kerja sama industri pariwisata Taiwan dan Indonesia, kita menjembatani keduanya dengan membawa rombongan delegasi yang terdiri dari 42 orang yang didatangkan langsung dari Taiwan,” sebutnya.

Terakhir ia juga mengatakan, pengurusan visa ke Taiwan juga sudah dipermudah untuk wisatawan dari Indonesia yang ingin berkunjung ke negara tersebut.

“Untuk wisata halal sendiri kita memang belum ada. Tapi di Taiwan sudah ada 100 restoran yang menyediakan makanan halal,” tandasnya.  

(ns/eal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *