Kebudayaan stempel klasik Taiwan yang ngetren hingga sekarang

Stempel atau cap klasik(kuno) menempati posisi penting dalam tradisi lingkar budaya Asia Timur, tidak hanya sebagai kebutuhan sehari-hari, desain stempel, ukiran karakter dan bentuk stempel itu sendiri memiliki nilai seni yang tinggi.

Stempel klasik pada mulanya berasal dari jaman “Tiga Dinasti” kira-kira tahun 770 SM (terdapat dalam catatan “Kitab Dinasti Han Akhir, Dalam sistem tiga generasi, orang menggunakan emas dan giok sebagai segel. ”) dan Menurut catatan sejarah dan peninggalan arkeologi, stempel klasik sudah digunakan selama zaman Musim Semi dan Gugur. kemudian  menyebar ke bagian lain di daerah Asia Timur, seperti Jepang, Korea Utara, Vietnam dan tempat lain, dan telah menjadi salah satu budaya tradisional daerah tersebut.

Stempel klasik memiliki sejarah yang panjang. Perkembangan dari bahan untuk pembuatan dari Keramik, emas, perak, tembaga, giok, timah, bambu, tulang, batu, kayu, tanduk, gading, dll., Dan zaman sekarang bahkan terbuat dari plastik dan karet ; Saat masa Dinasti Ming stempel menggunakan pyrophyllite sebagai bahan stempel yang telah diturunkan hingga hari ini.

Sebagian besar stempel klasik diukir dengan karakter atau tulisan Tionghoa, kebanyakan menggunakan skrip segel atau tulisan kuno mandarin, dan beberapa bahkan menggunakan prasasti perunggu dan prasasti tulang orakel. Segel modern juga digunakan dalam aksara resmi dan aksara biasa. Jepang memiliki segel dengan kana, dan Korea juga memiliki segel dengan Hangul. Ada juga beberapa segel non-teks, seperti segel berbentuk Shiao hewan yang diukir dengan pola.

Mesin Laser pembuatan Stempel

Zaman dahulu stemple diukir dengan tangan manual, disinilah terdapat nilai seni yang tinggi.pada zaman sekarang sudah banyak yang menggunakan mesin ataupun laser.

Di Taiwan hingga saat ini masih menggunakan stempel klasik.untuk pembukaan rekening bank atau apapun yang berhubungan dengan administrasi resmi harus menggunakan stempel sebagai pengganti tanda tangan.jadi siapa saja yang berdomisili tetap di Taiwan baik penduduk lokal atau penduduk imigran dan juga siswa overseas harus mempunyanyi stempel klasik dan tidak boleh hilang.saat ini stempel klasik sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Taiwan.bukan sekedar jati diri dan tanda pengenal tetapi sudah merambah hingga menjadi suatu seni dan kebudayaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *