Kiat Nelayan Taiwan Tangkap Ikan dengan Obor

Nelayan Taiwan memiliki tradisi kuno untuk menangkap ikan. Mereka menggunakan teknik memancing dengan api untuk mendapatkan ikan sarden.

Teknik memancing dengan api sudah dimanfaatkan para nelayan sejak ratusan tahun lalu. Mereka menggunakan obor panjang dari bambu yang diikat di tepi perahu. Bilah bambu dilapisi dengan tanah mengandung sulfur.

Para nelayan Taiwan punya cara yang unik untuk menangkap ikan, yaitu dengan obor. Dulu metode unik ini diterapkan ratusan nelayan. Namun teknik penangkapan ikan modern perlahan-lahan menggeser tradisi memancing dengan api.  

Teknik memancing ini mulai dipraktikkan sejak masa pendudukan Jepang. Dulu ada sekitar 300 perahu yang menerapkan teknik menangkap ikan dengan sulfur.

Teknik memancing dengan api sudah dimanfaatkan para nelayan sejak ratusan tahun lalu. Mereka menggunakan obor panjang dari bambu yang diikat di tepi perahu. Bilah bambu dilapisi dengan tanah mengandung sulfur.  

Para nelayan Taiwan punya cara yang unik untuk menangkap ikan, yaitu dengan obor. Dulu metode unik ini diterapkan ratusan nelayan. Namun teknik penangkapan ikan modern perlahan-lahan menggeser tradisi memancing dengan api.

Para nelayan biasa menangkap ikan pada malam hari. Api obor yang semarak akan menarik perhatian ikan sarden, sehingga mereka berlompatan dan masuk ke dalam jaring nelayan. Dengan cara ini, para nelayan bisa memanen 3 sampai 4 ton ikan dalam 6 jam.

Para nelayan biasa menangkap ikan pada malam hari. Api obor yang semarak akan menarik perhatian ikan sarden, sehingga mereka berlompatan dan masuk ke dalam jaring nelayan. Dengan cara ini, para nelayan bisa memanen 3 sampai 4 ton ikan dalam 6 jam.

Teknik memancing ini mulai dipraktikkan sejak masa pendudukan Jepang. Dulu ada sekitar 300 perahu yang menerapkan teknik menangkap ikan dengan sulfur.    Namun menurut asosiasi nelayan Distrik Jinshan, jumlah tersebut menyusut hingga 3 perahu saja. Itupun hanya di Pelabuhan Jinshan. Sementara kebanyakan nelayan di Taipei lebih memilih teknik menangkap ikan yang lebih mutakhir.

Namun menurut asosiasi nelayan Distrik Jinshan, jumlah tersebut menyusut hingga 3 perahu saja. Itupun hanya di Pelabuhan Jinshan. Sementara kebanyakan nelayan di Taipei lebih memilih teknik menangkap ikan yang lebih mutakhir.

Sumber : Getty Images/Billy H.C. Kwok – detikNews

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *